RAM ( RAndom Acces Memory )

Yang disebut memory pada PC, sebetulnya mengacu pada RAM (Random Access Memory). Sebuah komputer membutuhkan RAM untuk menyimpan data dan instruksi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah perintah (task). Data ataupun instruksi yang tersedia pada RAM memungkinkan processor atau CPU (Central Processing Unit) untuk mengaksesnya dengan cepat.

Saat CPU membuka sebuah program aplikasi dari harddisk-seperti word processing, spreadsheet, ataupun game-ia akan me-loading-nya ke memory. Hal ini memungkinkan aplikasi bekerja lebih cepat dibandingkan harus mengakses langsung ke harddisk yang memang jauh lebih lambat.

Sebab harddisk memang bertugas sebagai storage data, bukan sebagai memory. Dengan mengakses data ataupun aplikasi yang tersedia di RAM, mempercepat PC Anda dalam menyelesaikan tugasnya.

Analogi sederhana untuk mengerti hal ini, lebih mudah jika mengambil pada kegiatan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya pada lingkungan kerja. Di mana ada meja kerja, dan sebuah lemari arsip. Lemari arsip dapat diandaikan layaknya harddisk, di mana tersedia berkas-berkas dan informasi yang dibutuhkan. Saat mulai bekerja, berkas-berkas informasi akan dikeluarkan dari dalam lemari ke meja kerja. Ini untuk memudahkan dan mempercepat akses ke informasi yang dibutuhkan. Maka, meja kerja dapat dianalogikan sebagai memory pada PC.

Dengan analogi sederhana tersebut, tentunya Anda sudah dapat membayangkan perbedaan kecepatan akses, antara memory dan harddisk. Juga sudah terbayang, pentingnya ketersediaan jumlah RAM yang mencukupi untuk dapat melayani data dan informasi yang dibutuhkan oleh CPU.

Jenis – jenis RAM :

1. EDO RAM ( Enhance Data Output RAm )

– harus dipasang secara berpasang- pasangan

– jenis ini digunakan pad komputer di era 90-an

2. RD RAM ( Rambus Dynamic RAM )

– Jumlah PIN ada 232

– Ada Heatshink ( Pendingin )

– harus dipasang secara berpasang- pasangan

– jenis ini digunakan pad komputer di era 1999-2000

3. SD RAM ( Synchronous Dynamic RAM )

– 168 PIN

– 2 notch

– Kelajuan 100 MHz, 133 MHz

– maksimal kapasitas 512 Mb

4. DDR Ram ( Double Data Rate RAM )

– 184 pin

– 1 notch

– Kelajuan 266 MHz, 233 MHz, 400 MHz

– maksimal kapasitas 1 GB

5. DDR II

– 240 pin

– 1 notch

– Kelajuan 533 MHz, 667 MHz, 800 MHz

6. DDR III

– 240 pin

– 1 notch ( tapi berbeda dengan DDR dan DDR II

– Kelajuan 1333 MHz

– Maksimal kapasitas 4 GB

 

 

 

Sumber : http://sufian.info/2010/03/fungsi-ram-spesifikasi-ram/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s